Suplemen Binaragawan

Posted: March 22, 2011 in Nutrisi & Kesehatan

Suplemen makanan kini telah dijual bebas di toko makanan sehat, toko kelontong, apotek, dan lain-lain. Orang-orang pada umumnya mengkonsumsinya karena berbagai alasan kesehatan.

Manusia sudah ratusan bahkan ribuan tahun memakai suplemen untuk membantu meningkatkan kesehatan dan untuk merawat penyakit. Bahkan beberapa jenis suplemen tersebut menjadi bahan dasar metode pengobatan terkini. Contohnya, manusia sudah menggunakan teh kulit pohon willow (willow bark) sebagai ramuan untuk menyembuhkan demam. Perusahaan farmasi akhirnya mengetahui manfaat zat kimia dalam willow bark tersebut hingga akhirnya memanfaatkannya untuk memproduksi aspirin.

Apa itu suplemen makanan?

Di Amerika Serikat, suplemen makanan diartikan sebagai zat atau bahan makanan yang Anda konsumsi. Zat atau bahan makanan tersebut dapat berupa vitamin, mineral, jamu atau tanaman obat, asam amino (elemen pembangun protein), atau bagian-bagian dari zat atau bahan makanan ini. Bentuk suplemen makanan dapat berupa pil, kapsul, tablet, serbuk, softgel atau cair.

Suplemen makanan merupakan pendamping atau penambah program diet, nutrisi atau kondisi tubuh tertentu dan bukan merupakan pengganti makanan. Suplemen makanan pada umumnya termasuk vitamin (misalnya vitamin C) dan mineral, botanical (misalnya jamu dan produk tanaman), dan zat atau bahan yang berasal dari sumber alam (misalnya susu whey dan glucosamine).

Para produsen suplemen makanan secara resmi dilarang memberi pernyataan bahwa suplemennya dapat mendiagnosa, menyembuhkan, merawat, atau mencegah penyakit. Namun para produsen suplemen makanan dapat menyatakan bahwa suplemennya dapat meningkatkan atau berkontribusi menjaga tingkat kesehatan.

Asosiasi Makanan dan Obat Amerika Serikat (FDA) mengeluarkan peraturan yang tidak sama atas suplemen makanan dan atas obat-obatan. Diantara peraturan itu menyebutkan suplemen makanan dapat dijual bebas tanpa harus adanya penelitian tingkat kemanjurannya. Lain halnya dengan obat-obatan yang harus teruji.

Apa kegunaan suplemen makanan?

Orang-orang mengkonsumsi suplemen makanan dalam beberapa kondisi kesehatan. Konsumsi multivitamin dan multimineral bermanfaat sebagai suplemen diet dan perawatan penyakit. Misalnya Vitamin C dipercaya mampu mencegah dan meredakan demam. Beberapa penelitian terhadap produk suplemen alami dari tanaman dan hewan menunjukkan kemanjuran yang sama dengan obat-obatan konvensional. Namun tentunya ada juga yang dianggap kurang manjur atau bahkan berbahaya.

Menurut sejarahnya, manusia sudah memanfaatkan pengobatan tradisional untuk mencegah penyakit, menyembuhkan infeksi, meredakan demam, dan penyembuhan luka. Obat-obatan alami dari tumbuhan juga mampu mencegah konstipasi, meredakan rasa sakit (painkiller), atau bekerja sebagai ramuan pereda stress dan perangsang. Beberapa penelitian memang menunjukkan kandungan bahan alami yang terbukti bermanfaat. Misalnya glucosamine yang terbukti bermanfaat dalam penyembuhan atau perawatan osteoarthritis (radang sendi).

Apakah suplemen makanan aman dikonsumsi?

Secara keseluruhan, para ahli kesehatan menyatakan bahwa suplemen makanan aman untuk dikonsumsi. Tentunya dengan alasan penggunaan zat-zat dan bahan-bahan alami pada suplemen makanan tersebut. Apalagi beberapa produsen suplemen telah melakukan penelitian intensif pada berbagai produk suplemen mereka.

Namun perlu diingat, meskipun suplemen makanan terbukti aman dan berkhasiat bukan berarti Anda dapat menghindari obat-obatan konvensional biasa dan hanya mengandalkan suplemen makanan. Selalu konsultasikan terlebih dulu kepada dokter jika Anda dalam kondisi mengkonsumsi suplemen sebelum pemberian resep dokter atau apabila Anda bermaksud mengkombinasikan suplemen makanan bersama dengan obat-obatan biasa untuk perawatan kesehatan Anda. Sebagai contoh anjuran tersebut sangat penting bagi para wanita hamil dan menyusui.

Beberapa Contoh Penggunaan Suplemen Makanan

Memperkuat sistem kekebalan digunakan suplemen Vitamin A, Vitamin C, Herbal Echinaceha, dan jamur Shiitake. Untuk mengobati infeksi spesifik, digunakan goldenseal (infeksi bakteri), licorice (infeksi virus) dan tea tree oil (infeksi jamur pada kulit).

Menghilangkan racun tubuh (detoksifikasi) digunakan suplemen betakaroten, Vitamin C, Vitamin E, dan klorofil. Untuk mengatasi keracunan usus diberikan suplemen laktobasilus. Untuk detoksifikasi hati biasa dipakai suplemen bawang putih atau garlic, sylibum marianum, sayuran golongan brassica (kubis, brokoli, Brussel sprout), dan glutathione.

Mengatasi radang digunakan suplemen Vitamin E dan Vitamin C dalam dosis tinggi untuk menormalkan kembali fungsi respon tubuh terhadap radang. Untuk menurunkan efek peradangan digunakan suplemen quercetin, flax seed oil, evening primrose oil dan minyak ikan (Omega 3).

Mengoptimalkan fungsi metabolik terutama untuk memperbaiki sistem pencernaan digunakan suplemen herbal bitter, betain hidroklorida dan enzim pepsin.

Menyeimbangkan sistem hormon seperti:

Memperbaiki hormon tiroid dengan pemberian suplemen mineral tembaga, selenium, seng, dan ekstrak kelenjar tiroid.

Meningkatkan kadar hormon DHEA dapat digunakan suplemen Siberian panax ginseng dan suplemen DHEA.

Meningkatkan keseimbangan hormon wanita dapat digunakan suplemen mineral seng, dan Vitamin A.

Meningkatkan fungsi hormon pria dapat mengkonsumsi suplemen mineral Zinc, Siberian panax ginseng dan tribulus yang dapat bekerja dengan baik ketika digabung dengan suplemen DHEA dan ZMA.

Untuk mencegah penuaan dini (antia aging) diperlukan suplementasi Vitamin C, Vitamin E, Vitamin B12, Coenzym Q10, glucosamine sulfat, glutathione, chromium, magnesium, selenium dan flax seed oil. Sedangkan dari kelompok herbal yang disarankan adalah suplemen Siberian panax ginseng, gingko biloba dan crateagus oxycanthe.

copy from : http://www.binaraga.net/nutrisi/62/Lebih-Dalam-Soal-Suplemen.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s